Dipublish pada 30 Mei 2024, 10:37:44 WITA
Bidang
Tanggal
Pukul
**Jalinan Hangat di Jingah Habang Ilir: Kisah Inspiratif Perpisahan Mahasiswa KKN Fakultas Pertanian ULM** Padang rumput yang bergoyang seakan menari menyambut kedatangan para mahasiswa KKN dari Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Balai Desa Jingah Habang Ilir. Suasana pagi yang sejuk dan udara segar menjadi saksi bisu atas momen perpisahan yang akan terjadi dalam hitungan jam. Ditemani oleh sinar mentari yang mulai muncul di ufuk timur, para mahasiswa KKN berkumpul di sekitar balai desa, tempat di mana banyak kenangan indah mereka dijalani selama beberapa bulan terakhir. Tawa, cerita, dan haru terlihat terpantul dari setiap ekspresi wajah yang hadir. Di sudut-sudut desa, warga setempat mulai berdatangan, membawa senyum ramah dan hangat yang telah menjadi bagian dari keseharian interaksi dengan para mahasiswa KKN. Mereka membawa oleh-oleh kecil sebagai tanda terima kasih atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama program Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Ketua rombongan KKN, menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat Jingah Habang Ilir. Dia menyoroti bagaimana perjalanan ini bukan hanya sekedar sebuah tugas akademis, tetapi lebih dari itu, merupakan titik awal dari ikatan emosional yang kuat antara para mahasiswa dan warga desa. Pada pukul 09:30:37 tepatnya, acara perpisahan pun dimulai. Kata-kata haru terucap, pelukan hangat dilakukan, dan janji untuk kembali suatu hari nanti disampaikan dalam atmosfer yang penuh kehangatan. Sebuah momen kecil diadakan sebagai ungkapan syukur dan perpisahan yang penuh makna. Saat matahari mulai naik lebih tinggi di langit, para mahasiswa KKN pun secara perlahan meninggalkan Balai Desa Jingah Habang Ilir. Langkah mereka yang semakin menjauh diiringi oleh doa dan harapan terbaik dari warga desa agar bisa sukses dan ilmu bermafaat. Di sana, tercipta jalinan hangat yang tak akan pudar meski jarak dan waktu memisahkan, sebuah cerita inspiratif perpisahan yang akan terus dikenang oleh semua yang terlibat. Kisah ini, bukan hanya tentang akhir dari sebuah program, melainkan awal dari hubungan yang kokoh antara akademisi dan masyarakat, sebuah kesinambungan dalam menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong. Dan di bawah langit Jingah Habang Ilir, jalinan hangat itu tetap abadi, menginspirasi setiap langkah ke depan yang akan diambil. Semoga perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan titik awal dari perjalanan baru yang penuh makna bagi semua pihak yang terlibat.